Sunday, November 11, 2012

Cerpen ; Biografi Ridwan Muharram Yusuf hingga SMP

''...Sebuah kisah perjalanan hidup seseorang bernama Ridwan Muharram Yusuf...''

( Hanya cerita fiksi. Cerita ini tidak bermaksud apapun. Kesamaan tokoh dan alur cerita hanya kebetulan saja )

            Alkisah, lahirlah seorang bayi bernama Ridwan Muharram Yusuf. Ia lahir pada tanggal 4 Februari 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah Balikpapan, Kalimantan Timur. Ayahnya bernama M. Ridwansyah dan ibunya bernama Siti Nurhayah. Ia tinggal di pinggiran kota Balikpapan. Saat umurnya baru 40 hari, keluarganya pindah ke Denpasar dan menetap di sana selama 5 tahun. Awalnya, kisah kehidupan Ridwan baik-baik saja, namun pada tahun 2025 kedua orangtuanya terpaksa bercerai karena masalah internal. Ia dan kakaknya, Mikail, diboyong pindah ke Tokyo, Jepang oleh ibunya. 

            Ketika menetap di Tokyo, keluarganya tinggal di rumah milik saudaranya, Rina di kawasan Shinagawa, Tokyo selama 1 tahun. Usai musim panas 2025, Ridwan mulai masuk TK B dekat rumahnya, namanya TK Kyoko. Di sana, ia bertemu dengan seorang teman yang bernama Abi. Abi juga berasal dari Indonesia, tepatnya Semarang. Abi lahir 1 hari lebih dulu dari Ridwan. Awal-awal TK-B, Abi dan Ridwan sering bertengkar dan seringkali Ridwan yang menjadi biang keroknya. Alhasil, orangtua Ridwan dipanggil pihak sekolah. Bahkan, tak jarang Rina menjadi korban amukan Ridwan.

             Tahun 2026, ia masuk SD Shinagawa yang berjarak hanya 500m dari rumahnya dan berada di kelas 1C. Wali kelasnya bernama Otsuka Sensei. Masa awal ia berada di SD, kehidupannya cukup bahagia dan senang. Namun, pada kelas 3, ia mengalami shock berat karena ayahnya dikabarkan menikah kembali dengan seorang wanita asal Jakarta. Ia pun sering mengamuk, dan untunglah dalam tempo 5 bulan, ia sudah pulih kembali. Nilai-nilai akademisnya juga mulai meningkat. Ia bertengger di peringkat 4 dari 35 anak di kelasnya. Ibunya sangat senang mengetahui anaknya berhasil mengalahkan Rina yang berada di peringkat 5. 

              Ketika kelas 5, Ridwan mengalami salah satu insiden yang sangat sulit dilupakan. Kala itu, salah satu cewek yang merupakan teman sekelasnya, Shizuoka, anak pindahan dari Sapporo menaboknya karena Ridwan mengatakan ''Shizuoka, emaklu dateng tuh'' dalam bahasa Jepang. Shizuoka menaboknya dan sesuai aturan, ia menabok balik. Tetapi, hal tersebut terlihat oleh ibunda Shizuoka. Ridwan lantas dimarahi dan Ridwan tidak terima. Ia melapor kepada ibunya. Ibunya mengaku keberatan dengan hal yang dialami oleh Ridwan. 3 bulan kemudian, saat les keyboard, ia  dinasihati oleh gurunya agar tidak menyimpan dendam dan ia memaafkan kesalahan sang ibunda Shizuoka dan hubungannya dengan Shizuoka dan ibunda membaik. 

              Saat Ridwan duduk di kelas 5, ia memiliki salah seorang sahabat yang sangat menginspirasi dan setia kepadanya, juga tampan. Ialah Alan yang berasal dari keluarga imigran Inggris yang menetap di Jepang selama 7 tahun. Persahabatannya berlangsung dari Oktober 2030-Maret 2031 hingga Alan perlahan menjauhinya. Pada 26 Oktober 2031, Ridwan depresi karena terus dihina oleh Alan dan kejadian ini diketahui oleh guru IPA nya, Tatako Sensei. Sambil terisak-isak, ia menceritakan masalahnya dan Tatako mulai mencari solusinya. Sejak 12 Desember, Ridwan tidak menganggap Alan sebagai sahabatnya lagi setelah sekian lama. 

               Tapi, Ridwan perlahan bangkit. Pada awal Januari 2032, ia bersahabat dengan seorang teman imigran dari Kazan, Rusia yang bernama Ramadhan Aldy Soloyviev. Aldy sangat akrab dengannya dan juga sama-sama pintar dan saling mendukung, Kepintaran Aldy hampir pada semua bidang, sedangkan Ridwan tidak terlalu menguasai olahraga. Saat itulah, kecerdasan Ridwan meningkat pesat dan ia berhasil memenangkan lomba Try Out tingkat Prefektur Kanto. Saat pengumuman kelulusan tahun 2032, NEM Ridwan 29,15, sedang NEM Aldy 28,15. Ridwan pun tercengang kaget namun mereka berdua tetap bersyukur. Keduanya shalat Ashar bersama setelah pengumuman kelulusan. 

Shinjuku yang dipenuhi pencakar langit. Di sinilah Ridwan akan menghabiskan masa-masa SMPnya di SMP Shinjuku

                Akhirnya, Ridwan, Aldy, Abi, dan Rina serta 3 orang lainnya masuk salah satu SMP terpopuler di Tokyo, yaitu SMP Shinjuku. Ridwan menjadi penyair dan Aldy menjadi panitia angkatan. Kini, Ridwan pun agak murung karena Aldy agak menjauhinya. Namun, Ridwan menyadari bahwa hidup ini penuh tantangan dan terus berkarya serta menguatkan jiwa dan raga. Abi pun cukup akrab kembali dengan Ridwan dan pertemanan dengan Abi merupakan yang terlama karena sejak Ridwan TK-B tahun 2025 hingga masuk SMP bareng tahun 2032 hingga tahun 2035 jika tidak ada malang melintang. 
                            
                                     ------------------------------T A M A T-----------------------------

No comments:

Post a Comment