Sunday, April 14, 2013

Pengeboman Lockerbie



            Pan American World Airways / Pan Am penerbangan 103, atau dikenal sebagai Pengeboman Lockerbie adalah salah satu insiden terbesar di Britania Raya ketika Pan Am 103 meledak di atas Lockerbie, Skotlandia Selatan pada hari Rabu, 21 Desember 1988. Dalam tragedi ini, pesawat terbang dalam penerbangan transatlantik dari Bandara Internasional London Heathrow menuju Bandara Internasional John F. Kennedy, NY ketika bahan peledak yang berada di ruang kargo bagian depan meledak dan menghancurkan pesawat. Angin berkecepatan tinggi membuat beberapa penumpang dan bagian pesawat berserakan sejauh 130 km dari lokasi ledakan pesawat. Kecelakaan ini adalah teror paling mematikan yang ditujukan ke pada Amerika karena mayoritas penumpang merupakan WN Amerika, tepatnya 189 orang sebelum Tragedi 9/11 tahun 2001.

            Pesawat yang digunakan yaitu Boeing 747-121 / 747-100 dengan nama Clipper Maid of the Seas, beregistrasi N739PA. Pesawat tersebut dikirim ke pada Pan Am pada Februari 1970. Pada saat itu, jumbo jet ini mengangkut 243 penumpang dan 16 kru penerbangan, termasuk Kapten James Bruce MacQuarrie (55), seorang veteran dengan 11.000 jam terbang, kopilot Raymond Ronald Wagner (52), dan flight engineer Jerry Don Avritt ( 46 ). Penerbangan ini berasal dari Frankfurt dan transit di London. Dari Frankfurt, penumpang diangkut menggunakan B727 menuju LHR. Begitu sampai di LHR, para penumpang dipindah ke pesawat 747 untuk melanjutkan penerbangan menuju New York. Setelah tiba di New York, penumpang dipindah menuju 727 untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir, Detroit. 

Pan Am 103 lepas landas pada pukul 18.25 UTC dan mencapai 31.000 kaki / 9.400 meter di atas permukaan laut sebelum meledak. Bom meledak dan menimbulkan lubang hampir tepat di bawah tulisan 'P' pada logo 'Pan Am'. Hidung pesawat terpisah 3 detik setelah ledakan. Bagian yang melekat pada sayap menabrak permukaan darat terlebih dahulu, tepatnya 46,5 detik pascaledakan di Sherwood Crescent, Lockerbie. Bagian pesawat lainnya menabrak permukaan sekitar 1 setengah mil timur laut. Bagian utama badan pesawat hancur menuju Lockerbie. Seluruh penumpang dan kru penerbangan tewas, termasuk 11 penduduk di darat. Terdapat 21 kebangsaan dalam pesawat tersebut. 43 penumpang di antaranya merupakan warga Britania.

Kapten, kopilot, mekanik mesin, pramugara/i, dan beberapa penumpang kelas utama masih terjebak di kursi masing-masing di bagian hidung pesawat. Bahkan, 2 penumpang dan 1 petugas penerbangan sempat masih bernyawa walaupun tidak lama. Perekam suara kokpit ditemukan di bagian ekor pesawat oleh polisi pencarian dalam tempo 24 pascainsiden.

Pada 5 Desember 1988, kedutaan besar Amerika Serikat di Helsinki, Finlandia ditelepon oleh seorang pria beraksen arab yang mengatakan bahwa dalam 2 minggu ke depan, salah satu penerbangan Pan Am dari Frankfurt-New York akan diledakkan oleh seseorang yang diasosiasikan dengan Organisasi Abu Nidal.
Setelah 3 tahun investigasi bersama Constabulary Dumfries and Galloway Scotland dan FBI, tersangka pembunuhan ditujukan ke pada 2 WN Libya pada November 1991. Mereka adalah Abdelbaset al-Megrahi dan Lamin Khalifah Fhimah. Megrahi adalah kepala keamanan Libyan Arab Airlines, direktur Centre for Strategic Studies di Tripoli, Libya, dan agen rahasia Libya. Megrahi divonis hukuman seumur hidup pada 31 Januari 2001 dalam sebuah pengadilan spesial di Camp Zeist, Belanda. Fhimah adalah manajer stasiun untuk Libyan Arab Airlines di Bandara Luqa, Malta. Tetapi, Fhimah tidak dinyatakan bersalah dalam kasus pembunuhan dan dibebaskan. Pengeboman Lockerbie mengejutkan dunia karena merupakan perintah langsung dari pemimpin Libya, Muammar Khadafi.

Monumen Pengeboman Lockerbie di Inggris berlokasi di Dryfesdale Cemetery. Terdapat dinding batu semilingkaran di taman peringatan yang bertuliskan nama+kebangsaan para korban.

No comments:

Post a Comment